Ketenaran namanya sebagai uskup melahirkan berbagai cerita sanjungan.
Sangat banyak cerita yang menarik dan mengharukan. Namun tidak begitu
mudah untuk ditelusuri kebenarannya. Salah satu cerita yang terkenal
ialah cerita tentang tiga orang gadis yang diselamatkannya: konon ada
seorang bapa tak mampu menyelenggarakan perkawinan ketiga orang anak
gadisnya. Ia orang miskin. Karena itu ia berniat memasukkan ketiga
putrinya itu ke tempat pelacuran. Hal ini didengar oleh Uskup Nikolas.
Pada suatu malam secara diam-diam Uskup Nikolas melemparkan tiga bongkah
emas ke dalam kamar bapa itu. Dengan demikian selamatlah tiga puteri
itu dari lembah dosa. Mereka kemudian dapat menikah secara terhormat.
Cerita yang lain berkaitan dengan kelaparan hebat yang dialami umatnya.
Sewaktu Asia Kecil dilanda paceklik yang hebat, Nikolas mondar-mandir ke
daerah-daerah lain untuk minta bantuan bagi umatnya. Ia kembali dengan
sebuah kapal yang sarat dengan muatan gandum dan buah-buahan. Namun,
tanpa sepengetahuannya, beberapa iblis hitam bersembunyi dalam
kantong-kantong gandum itu. Segera Nikolas membuat tanda salib atas
kantong-kantong itu dan seketika itu juga setan-setan hitam itu berbalik
menjadi pembantunya yang setia.
Nikolas adalah santo nasional Rusia. Cerita tentang tertolongnya ketiga
puteri di atas melahirkan tradisi yang melukiskan Santo Nikolas sebagai
penyayang anak-anak. Salah satu tradisi yang paling populer ialah
tradisi pembagian hadiah kepada anak-anak pada waktu Pesta Natal oleh
orangtuanya melalui 'Sinterklas'. Tradisi ini diperkenalkan kepada umat
Kristen Amerika oleh orang-orang Belanda Protestan, yang menobatkan
Santo Nikolas sebagai tukang sulap bernama Santa Claus. "Sinterklas",
yaitu hari pembagian hadiah kepada anak-anak yang dilakukan oleh seorang
berpakaian uskup yang menguji pengetahuan agama anak-anak, tetapi ia
membawa serta hamba hitam yang menghukum anak-anak nakal.
Santo Nikolas meninggal dunia di Myra dan dimakamkan di katedral kota
itu. Relikuinya kemudian dicuri orang pada tahun 1807. Sekarang relikui
itu disemayamkan di Bari, Italia.

0 komentar: