News Trending

Renungan 24 November 2014

ad+1

"Orang dewasa sering menganggap anak-anak adalah penganggu,tetapi Yesus Menganggap Mereka adalah Istimewa".


Saudara-saudari,
siapa yang tak pernah menjadi anak-anak?
Ya,Pasti semua pernah mengalami masa kanak-kanak..
Anak-Anak identik dengan sikap aktif nya dan sering berlaku jahil,selain jahil dan aktif serta anak-anak selalu ingin tau,,
Sikap Tersebut sering membuat Orang Dewasa benci..
Mereka menganggap bahwa anak-anak menganggu ..


Sikap Orang dewasa yang seperti itu dapat berakibat fatal bagi perkembangan pola pikir anak tersebut,seharusnya anak-anak hanya diberitahu dengan pelan tidak dengan suara yang lantang/memarahi nya..
tetapi di balik semua sifat nya anak-anak selalu melaksanakan perintah orang tua nya dengan baik dan mendengarkan nya serta tidak pernah berbohong dan polos..


Terlebih juga Orang Tua yang kadang saat Orang Tua sedang bekerja di Rumah dan sibuk,dan anak nya pada saat itu menanyai sesuatu atau mengajak pergi ke suatu tempat..
tetapi Orang Tua berjanji dan berjanji ,hingga lupa akan janji nya..lalu anak itu pun belajar untuk ingkar janji atau berbohong karena Orang Tua nya sering berbuat tersebut.

Berbeda dengan anggapan Orang Dewasa ,
Yesus Kristus malah menganggap setiap anak istimewa ,karena
dari ketulusan dan kejujuran anak-anak.
Yesus tidak saja mengasihi kita yang sudah dewasa, namun juga mengasihi anak-anak kecil, bahkan memandang mereka secara istimewa, dan mengingatkan kita untuk memandang Kerajaan Allah dengan mata anak kecil.

Karena Sikap Anak-anak yang tulus dan jujur,
dan seperti itulah kita seharusnya dalam menyambut Kerajaan Allah. Anak kecil tidak khawatir apabila mereka ada dekat orang tuanya, mereka akan merasa aman dan percaya penuh pada orang tuanya, dan menuruti orang tuanya tanpa banyak tanya. Dan Yesus pun mengingatkan kita untuk berbuat demikian. Seperti pada (Lukas 18:17) "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
Karena memang pada saat itu,Yesus Sangat dekat dengan Anak-anak.
Dan kemudian, Yesus meletakkan tangan-Nya di atas kepala anak-anak itu dan memberkati mereka. (Matius 19:15).

Maka Marilah Saudara-Saudari,
Kita contoh sikap jujur dan tulus anak anak..
Karena sikap seperti itu adalah orang-orang yang Empunya Kerajaan Sorga..

Terimakasih BerkahDalem,
<<< Jangan lupa 4M>>>
Tuhan Memberkati
Yesus Kristus Menyertai
Bunda Maria Melindungi
Dan Orang Kudus Mendoakan

0 komentar: