Kisah hidupnya yang pertama muncul dalam bahasa Latin pada tahun 800. Ia dilahirkan di Soissons, Perancis. Semasa remaja, ia merasakan panggilan untuk hidup lebih dekat pada Tuhan. Ia mulai menyadari bahwa hidup doa dan kurban yang ia inginkan dapat ditemukan dalam biara. Ia pergi kepada Uskup, St Ouen, untuk mohon nasehat. Uskup mendorong Bertilla untuk mengikuti panggilannya. Orangtua Bertilla mengirimnya ke sebuah biara yang mengikuti peraturan seorang biarawan Irlandia, St Kolumbanus. Ketika tiba, Bertilla tahu bahwa ia telah menemukan damai. Tahun-tahun berlalu. Bertilla melewatkan waktunya dengan berdoa dan melakukan berbagai tugas. Ia teristimewa cakap dalam menawarkan keramah-tamahan kepada para pengelana dan mereka yang sakit yang datang ke biara. Ia juga bertanggung jawab atas anak-anak yang dididik di biara.
St Bathildis,
isteri Raja Clovis II, mendirikan sebuah biara baru. Ia meminta kepada
kepala biara di Soissons untuk mengirimkan beberapa biarawati guna
memulai komunitas. Bertilla termasuk di antara mereka yang dipilih dan
ia bahkan ditunjuk sebagai kepala biara. Bertilla amat terkejut; namun
demikian ia memutuskan untuk melakukan yang terbaik. Ia tahu bahwa Tuhan
akan menolongnya di segala jalannya. Komunitas biarawati pun
berkembang. Ratu Bathildis sendiri menjadi seorang biarawati setelah
suaminya wafat. Kemudian, seorang ratu lain, Hereswitha, janda raja dari
East Angles, menjadi seorang biarawati juga. Bertilla pastilah
terperanjat mendapati dua ratu dalam komunitasnya. Tetapi semua orang
hidup dalam damai sebab kedua ratu sama rendah hatinya dengan sang
kepala biara. Bertilla menikmati umur panjang dan memimpin biara di
Chelles selama empatpuluh enam tahun. Ia wafat sekitar tahun 705.
Marilah pada hari ini kita berdoa mohon hati yang terbuka dan siap mengikuti kemanapun Roh Kudus menghantar kita.

0 komentar: