Pada tahun 794, ia menjadi Abbas sebuah biara, yang didirikan di lahan
perkebunan milik ayahnya di Sakkoudion, dekat Olympus. Dalam kedudukan
itu, ia melancarkan kritik terhadap perkawinan kembali kaisar
Konstantinus VI (780-797), setelah perceraiannya; kritikan itu
mengakibatkan pembuangan atas dirinya ke Salonika. Tetapi pada tahun
797, ia diizinkan kembali oleh penguasa yang baru. Tak lama kemudian
para perompak-perompak Islam memaksa Theodoros bersama rahib-rahibnya
pindah ke Konstantinopel. Di Konstantinopel mereka diizinkan menetap di
sebuah biara pertapaan di Studion. Pada tahun 799 Theodoros menjadi
Abbas di biara Studion dan aktif menulis beberapa karangan tentang corak
hidup membiara.
Pada tahun 809 Theodoros sekali lagi dibuang demi melindungi Nicephoras,
seorang awam yang diangkat menjadi patriark Konstantinopel. Tetapi pada
tahun 813 dari tempat pembuangannya, Theodoros mendukung Patriark
Nicephorus dalam usahanya melawan bidaah ikonoklasme; sebagai akibatnya,
Nicephorus pun segera menyusul dia ke pembuangan. Tujuh tahun kemudian,
Theodoros diizinkan kembali ke Konstantinopel, tetapi pertentangan yang
terus menerus dilancarkannya terhadap para penganut ikonoklasme
mengakibatkan pembuangannya yang terakhir di Akritas hingga wafatnya
pada tanggal 11 Nopember 826. Ia dimakamkan pertama di Akritas dan
kemudian relikuinya dipindahkan ke biara Studion pada tahun 844.

0 komentar: